Monday, June 14, 2021

Sehati Atletico Madrid Dan Levante Gunakan Formasi Sama, Awas Levante Mulai Incar Peringkat Ke-7

Must Read

Malam minggu pekan ini terdapat hiburan baru yang akan menemani. Pertandingan Liga Spanyol pekan ini mempertemukan Atletico Madrid dengan Levante. Raja sementara Liga Spanyol harus melawan klub peringkat ke-8 pada klasemen musim ini. Pertemuan yang diselenggarakan tengah hari tersebut telah menyisakan sedikit kekecewaan bagi Atletico Madrid. Pasalnya Levante tampil memukau dengan penampilan hebat para pemainya.

Pada pertandingan sebelumnya rival asal kota Madrid tersebut berhasil memperoleh dua kemenangan. Dan dari lima pertandingan terakhir Atletico bernasib seimbang sebanyak dua kali. Sedangkan tiga pertandingan lainya, Atletico berhasil unggul dan keluar sebagai pemenang. Segala jerih payah dan upaya selaku dilakukan Simeone untuk membuat klubnya tetap berjaya pada kedudukan utama Liga Spanyol.

Pertandingan yang diselenggarakan Di Stadion Estadio Wanda Metropolitano memberikan sedikit kekhawatiran pada benak Simeone. Anak didiknya yang telah dipersiapkan matang matang untuk menghadapi pertandingan pekan ini, harus menanggung malu akibat tertinggal dari Levante. Tentu saja karena, menjelang akhir babak kedua Levante masih memimpin dengan perolehan 1-0. Dengan demikian, rasa risau sempat menyelimuti benak Simeone dan para pemain.

Pertandingan yang diselenggarakan pada 20 Februari 2021 tersebut, berhasil membawa Levante menang dengan perolehan 2-0. Dengan begitu berita buruknya mutlak menimpa Atletico Madrid. Kekalahan pada pekan ini, menambah daftar kekalahannya pada ajang La Liga. Tentu saja, bila hal ini terus terjadi maka kedudukannya sebagai klub utama, serta calon juara liga musim ini akan terancam.

Persaingan Duo Madrid, Dan Update Informasi Terbaru Klasemen La Liga

Terlebih lagi, saat ini Real Madrid yang juga menjadi pesaing terberatnya. Keberadaan Real Madrid tengah mengincar kedudukan utama sebagai pemegang tiket menuju Liga Champions.

Madrid yang memegang poin sebanyak 52 akan mengejar ketertinggalan dari Atletico Madrid. Saat ini, Atletico memegang poin sebanyak 55. Dengan selisih 3 poin tersebut, mungkin saja pada pekan ke depan Madrid akan bangkit dan dan membuat ketertinggalan tersebut menjadi persamaan.

Memikirkan segala kemungkinan yang bisa terjadi pada klasemen sementara ini, bukan hal yang sulit untuk berpindah kedudukan. Apabila daya saing yang terjadi semakin meningkat, maka dengan sendirinya Atletico harus mempersiapkan diri.

Antisipasi hal hal yang tidak diinginkan menjadi hal yang penting, karena bisa membuat lawan sekotanya angkat tangan pada kedudukan utama. Levante yang tampil apik pada pertandingan kali ini, boleh sedikit berbangga. Dengan peringkat kelapanya pada klasemen sementara Liga Spanyol.

Levante hanya mampu mengantongi poin sebanyak 31 poin. Sedangkan Granada yang menjadi pesaing terbesarnya, saat menduduki peringkat ke-9. Dengan perolehan 30 poin. Makanya dari pertandingan yang dilakukan pada pekan ini, Levante harus tampil lebih baik. Dengan begitu akan menimbulkan selisih antara Levante dan Granada.

Levante yang mulai berkeinginan bersaing dengan Betis dan Villarreal, maka Levante harus memompa penampilannya agar bisa memenangkan ajang pertandingan. Tentu saja dengan keberadaan kedua klub hebat tersebut, Levante harus menahan diri untuk naik klasemen. Dengan fakta tersebut, langkah Levante menuju lima klub teratas masih terhalang oleh kehadiran Betis, Villarreal dan Real Sociedad.

Dengan perolehan 31 poin tersebut, guna memenuhi keinginan Levante  untuk memasuki 5 klub teratas. Maka tentu saja Levante  harus mempersiapkan 7 poin tambahan. Poin ini nantinya akan digunakan untuk mengimbangi Real Sociedad. Mencapai poin sebanyak itu, tentu saja hal ini bukan tidak mudah. Karena harus mempersiapkan secara menyeluruh baik strategi, formasi dan juga performa para pemainnya.

Baca Peluang, Levante Dan Atletico Madrid Gunakan Formasi Yang Sama

Dalam pertandingan kali ini, kedua kubu melakukan strategi yang hampir mirip. Tentu saja Atletico Madrid masih setia menggunakan formasi 3-4-2-1 dalam beberapa pertandingan terakhir. Akan tetapi, sayangnya Levante telah memprediksi penggunaan formasi tersebut. Sehingga dalam pertandingan yang menegangkan ini, Levante juga menggunakan peluang yang sama yakni dengan menggunakan formasi 3-4-2-1.

Formasi 3-4-2-1 memberikan keuntungan pada lini tengah, karena dapat melakukan umpan jarak pendek. Dengan kelebihan berupa umpan jarak pendek ini, tentu saja keamanan akan lebih diprioritaskan. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan bagi pemain di lini tengah untuk berpartisipasi dalam Serangan yang dilakukan untuk menyerbu gawang lawan. Dengan begitu, tentu saja menjadi pilihan yang tepat bagi kedua klub.

Mengetahui seluruh kelebihan dan kekurangan yang ada pada formasi ini. Tentu saja Atletico Madrid mengambil resiko yang besar dengan berani menggunakan formasi tersebut. Terlebih lagi, pada lini tengah memberikan kekuatan dengan penggunaan formasi ini.

Guna melindungi gawang, kedua klub hanya melibatkan tiga pemain saja. Dengan begitu, tentu saja akan menjadi kesulitan. Akibatnya, kekalahan seperti inilah yang bisa didapatkan dari formasi yang digunakan.

Dari kesalahan penggunaan formasi ini, tentu saja bisa menjadi koreksi untuk Atletico Madrid. Pada pertandingan kedepannya, yakni untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama. Dengan begitu, penampilannya pekan mendatang akan lebih baik lagi. Sehingga, juga mampu mempertahankan peringkat pertama pada klasemen Liga Spanyol, khususnya pada musim ini.

Melihat Kembali Pertandingan Antar Livante Vs Atletico Madrid

Sepanjang pertandingan yang terbentuk antara Levante melawan Atletico Madrid, keduanya saling serang menyerang. Pertandingan babak pertam berjalan dengan persaingan sengit  kedua klub. Permainan yang terjadi pada keli ini, berlangsung dengan seimbang. Juga ditambahi penampilan apik para pemain.

Para penonton yang menyaksikan pertandingan tersebut, harus merasakan kekecewaan akibat penampilan Atleltico Madrid yang memburuk. Manager semula percaya diri dengan kemampuan Atletico Madrid.

Akan tetapi menjelang menit ke tiga puluh, sesuatu di luar dugaan terjadi. Gol bunuh diri yang dilakukan Hermoso membuat Atletico Madrid tertinggal 1 poin. Dengan begitu berbagai upaya dilakukan untuk menyeimbangkan kedudukan diantara kedua klub hebat tersebut.

Bila melihat upaya yang dilakukan Hermoso ini, tentu saja niat awalnya adalah untuk melindungi gawang. Akan tetapi, karena kurangnya koordinasi yang terjadi antara pemain bertahan dan penjaga gawang, mengakibatkan satu gol bunuh diri terjadi.

Dengan 1 gol ini, semula tidak apa-apa apabila Atletico Madrid mampu mengejar ketertinggalan. Namun, dengan penampilan apik para pemain Levante membuat kesalahan yang dilakukan Hermoso menjadi mala petaka.

Hasil pahit yang harus diterima Atletico Madrid, pada babak pertama membuat semangat para pemainnya menurun. Hingga, memasuki babak kedua Atletico Madrid masih menerka-nerka permainan lawan.

Upaya seperti memasukkan pemain baru dilakukan untuk menunjang penampilan Atletico Madrid. Perpanjangan waktu diberikan bagi kedua klub. Harapan bagi Atletico Madrid sedikit muncul, akan tetapi lagi-lagi Atletico Madrid tidak Memanfaatkan peluang yang ada.

Dalam penambahan waktu tersebut, terutama pada lima menit pertama yakni pada menit ke-95. Levante kembali melakukan gol melalui De Fortos, tentu saja hal ini membuat perolehan Atletico Madrid pada pertandingan kedua semakin tertinggal. Manager yang sempat percaya diri terhadap pencapaian Atletico harus menerima dengan lapang dada kekalahanya pekan ini.

Alih-alih mengejar ketertinggalan dari Levante, Atletico malah fokus terhadap lini pertahanan. Tentu saja berimbas pada serangan yang dilakukannya. Serangan yang gagal, secara otomatis membawa Atletico Madrid harus menerima kekalahan dengan lapang dada perolehan 2-0.

Latest Posts