Thursday, March 25, 2021

Si Merah Bayern Munchen Menang Hadapi Hertha Berlin

Must Read

Minggu ini pada ajang Liga Jerman  Bayern menghadapi anak asuh dari M. Dardai pada 5 Februari 2021. Pada pertandingan kali ini, Hertha Berlin yang menduduki peringkat ke-15 harus bertahan dengan berbagai serangan yang dilancarkan Bayern terhadapnya. Hal ini bertujuan untuk mengamankan kedudukanya yang berada dalam posisi mulai terancam pekan ini.

Perbedaan jauh yang terjalin dari kedua kubu, karena sedari awal sudah mencolok membuat sebagian besar prediksi menunjukan kemenangan mengarah pada Bayern. Hasil pertandingan kali ini patahkan prediksi yang menunjukan Bayern akan membantai habis Hertha Berlin pada pertandingan yang diselenggarakan di kandangnya Berlin. Tentu saja dengan pencapaian kemarin membuat para netizen berpikir ulang mengenai Hertha Berlin.

Wajah sumringah ditunjukan H. Flick karena anak didiknya mampu memenangkan kembali pertandingan yang dihadapi, sekaligus mempertahankan kedudukan dengan menjaga peringkat pertama. Dengan kemenangan kali ini, Bayern menunjukan pencapaianya dengan memenangkan  lima pertandingan terakhir secara berturut-turut. Dengan kedudukan dan poin yang didapat kali ini, H. Flick percaya diri bahwa klubnya-lah yang akan membawa tiket menuju Eropa.

Terlihat Mencolok Si Merah Berusaha Mati Matian Menang

Menghampiri markas lawan yang berada di Stadion Olimpiade Berlin menjadi aktifitas Bayern pekan ini. Pertandingan diantara keduanya bukan hanya mempertaruhkan poin semata, tetapi juga kehormatan Hertha Berlin. Berlaga di kandang biasanya akan membawa keuntungan bagi penguasa lapangan, namun pada pertandingan kali ini istilah itu tidak cocok. Hertha Berlin hanya bisa terlihat bermain tenang, dan hanya mampu mempertahankan diri.

Penguasaan bola yang ditunjukan Bayern kepada para penonton secara tersirat memperlihatkan betapa bangganya para pemain, bermain menggunakan si merah. Bola yang sepenuhnya berada dibawah kendali, membuat serangan yang dilancarkan dapat dibilang bertubi-tubi. Pemain yang dimodali dengan latihan yang cukup menambah daya saing tersendiri. Dibilang memiliki ketepatan yang baik saat mengoper, beberapa pemain memang menjadi ahli dalam melancarkan serangan.

 Hertha Berlin melunak terhadap serangan dan lebih banyak bertahan dari serangan yang diluncurkan untuk memasukan kulit bundar pada lubang emasnya. Walaupun begitu, kesempatan untuk membalas serangan yang pernah diarahkan kepadanya tidak dilewatkan. Dalam sepuluh kali percobaan tendangan, tujuh diantaranya mengarah ke gawang, sedikit lebih tinggi ketimbang Bayern. Untuk anak asuh H. Flick sendiri melakukan 14 kali tendangan, dan hanya enam saja yang mampu mengarah ke gawang.

Jalanya Pertandingan Babak Pertama, Bayern Gagal Manfaatkan Penalti

Pada awal pertandingan semua berjalan seperti biasanya. Kedua kubu melakukan pemanasan dalam bermain, dan berupaya untuk membaca strategi lawan. Pada kesempatan itu, Hertha Berlin menggunakan formasi 4- 2-3-1 yang berfokuskan pada lini belakang. Dengan formasi ini membuat pertahanan yang ada, susah untuk ditembus. Terlebih lagi pada bagian lini tengah diperkuat dengan adanya dua pemain handal.

Beberapa pemain bertahan yang diturunkan Hertha Berlin pada pertandingan kali ini diantaranya adalah P. Pekarik, N. Stark, J. Torunarigha, dan M. Mittelstadt. Pemain tadi menjadi penguat lini belakang, selain itu bagian pertahanan dilapisi 2 pemain lainnya yakni L. Stuart dan ASCACIBAR S. Kehadiran beberapa pemain tadi memberikan perlindungan yang ekstra terhadap zona terlarang.

Dengan menggunakan berbagai upaya tadi, pembuat Bayern sempat berpikir ulang untuk memasukan gol ke gawang Hertha. Serang bertubi tubi yang juga diimbangi dengan permainan yang keras membuat pertahanan yang sudah dibentuk dengan susah payah harus tergantikan dengan senyum kecut pelatih. Akibat kesalahan fatal yang terjadi pada menit ke-11 babak pertama.

Menjelang menit ke-10 permainan yang sepenuhnya dikuasai Bayern mencapai puncaknya ketika terjadi pelanggaran di kotak terlarang. Dengan pelanggaran yang terjadi ini, terpaksa membuat wasit memberikan keputusan untuk memberikan satu kesempatan Penalti. Pada awal babak pertama, kesempatan emas seperti ini jarang ditemukan, selain itu juga menjadi peluang bagi Bayern untuk unggul satu poin.

Keberuntungan masih berada pada Hertha karena tendangan penalti yang dilakukan Bayern tidak memperoleh hasil yang diinginkan. Tebakan kiper benar dan berhasil menghadang bola melesat lebih dalam. Algojo yang bertugas melakukan tendangan eksekusi telah memberikan tendangan terbaiknya. Sayangnya, arah tendangan tersebut masih bisa ditebak, sehingga kesempatan emas ini terlewatkan begitu saja.

Bertahan Dengan Formasi 4-1-4-1

Pertandingan pekan sebelumnya ketika berhadapan dengan Hoffenheim formasi yang digunakan adalah 4-2-3-1. Namun kali ini formasi tersebut digunakan oleh Hertha. Sebagai senjata untuk menuntaskan formasi ini, pelatih memberikan arahan untuk menggunakan komposisi 4-1-4-1 sebagai formasi. Kimmich dan R. Lewandowski menjadi pemain tunggal dalam formasi tersebut.

Bagi pemain pemain ini bermain tunggal sudah menjadi hal biasa, terlebih lagi bagi R. Lewandowski. Pada babak pertama memang berujung tragis karena tendangan penalti, yang dilakukan tidak membuahkan hasil. Selama ini, hampir seluruh tendangan yang algojo penalti ini arahkan tidak dapat digagalkan, tetapi kali ini berbeda karena kiper Hetera sukses menebak arah bola. Semangat si merah yang terus membara membuat lapangan semakin memanas.

Menuju menit ke-21 pertandingan semakin seru karena Bayern berhasil menyusup masuk ke lini belakang yang membuat pertahanan yang dilakukan Hertha menjadi runtuh. Puncak keruntuhan kekuatan lini belakang terjadi ketika K. Coman menghaluskan tendangan sempurnanya. Tendangan ini menjadi petaka bagi penjaga gawang yaitu R. Jarstein  karena tidak dapat diprediksi arah kedatangan bola.

Bayern memimpin satu angka lebih maju sementara ini. Berdasarkan formasi, Bayern memang sudah mengarahkan segenap pemain handalnya dibagian lini depan. Dengan mengisi lini depan, memberikan Bayern kesan mengutamakan serangan. Beberapa pemain lini depan yang dikerahkan diantaranya K. Coman, T. Muller, GNABRY S. L. Sane dan sebagai puncak tombak ada R. Lewandowski.

Dengan mengandalkan performa apik kelima limanya, tentu bukan hal yang mustahil untuk mengalahkan Hertha kali ini. Walaupun, pada pertandingan kali ini Bayern yang menggebu-gebu ingin segera membantai habis Hertha, anak asuh P. Dardai ini tetap bertahan dengan mengarahkan sejumlah kekuatan yang tersisa. Sebelum akhirnya harus menerima kekalahan, sekaligus malu akibat kalah dalam kandang.

Peringkat Aman Bayern Pada Klasmen Liga Jerman

Menjelang akhir pertandingan kedua kubu masih berantusias untuk menjatuhkan lawan. Akan tetapi, karena waktu yang menunjukkan berakhirnya pertandingan membuat persaingan memperebutkan gol ini berakhir. Sampai akhir pertandingan Bayern masih memimpin dengan perolehan 1-0. Wajah tidak puas dilihatkan para pemain Hertha karena kegagalan pada menit terakhir.

Kemenangan Bayern dalam lima pertandingan terakhir menjadi catatan yang baik pada musim ini, ditambah lagi dengan kemenangan yang didapatkan dari Hertha kemarin, semakin menambah perolehan poin nya.  Sekarang, Bayern mengantongi poin sebanyak 48 saja, terpaut jauh dengan Leipzig yang berada di peringkat ke-2 dengan poin sebanyak 38.

Selisih yang tinggi diantara peringkat pertama yang diduduki Bayern membuat kedudukan saat ini aman. Sejauh ini Leipzig belum akan mampu mengejar ketertinggalan 10 poin dari Bayern. Sebabnya, pada pertandingan mendatang selama Bayern masih mampu mempertahankan pencapaianya, maka akan sulit bagi Leipzig mengejar ketertinggalan.

 

Latest Posts