Thursday, March 25, 2021

Cara Ternak Burung Kutilang Paling Sederhana dan Menguntungkan

Must Read

Kini, bisnis ternak burung tengah naik daun dan layak untuk diperhitungkan. Ada banyak sekali jenis burung yang bisa diternakkan, salah satunya adalah burung Kutilang. Selain cara ternak burung Kutilang yang terbilang cukup mudah, bisnis ini juga dapat mendatangkan keuntungan yang berlimpah. 

Apalagi, pangsa pasarnya kini semakin berkembang luas. Selain dijual, burung Kutilang yang diternakkan juga dapat diikutkan berbagai perlombaan. Bagi para pecinta burung, ternak kutilang menjadi ladang bisnis sekaligus hobi dalam waktu yang bersamaan. 

Burung Kutilang sendiri cukup populer di kalangan para peternak burung lantaran suara kicauannya yang indah. Burung yang senang hidup di tempat tinggi ini juga memiliki bulu yang sangat indah. Bentuk fisiknya juga cukup imut dan menggemaskan, loh!

Sebenarnya, cara ternak burung Kutilang tidak memiliki perbedaan yang signifikan dengan ternak burung lainnya. Namun, burung jenis ini memiliki karakteristik yang agak berbeda, sehingga perawatannya pun harus dilakukan secara khusus. 

Agar peternakan burung Kutilang dapat sukses dan meraup keuntungan besar, peternak harus melakukan perawatan yang maksimal. Jika sejak kecil burung sudah menerima perawatan yang baik, maka burung akan tumbuh dengan sehat dan produktif.

Ingin tahu bagaimana cara ternak Kutilang yang paling sederhana? Simak penjelasannya di bawah ini!

1. Mempersiapkan Kandang

Dalam memulai peternakan burung Kutilang, tentu saja hal yang paling penting untuk disiapkan adalah kandang. Layaknya manusia, burung Kutilang juga membutuhkan tempat yang nyaman untuk berlindung dan beristirahat. Oleh karena itu, usahakan untuk membuat atau membeli kandang yang paling nyaman. 

Umumnya, kandang burung Kutilang terbuat dari kawat yang berukuran 100 × 75 × 75 cm. Nantinya, peternak harus menyiapkan tanah pada bagian dasar kandang. Pemberian tanah bertujuan untuk memudahkan peternak dalam membersihkan dan membuang kotoran. Selain tanah, peternak juga dapat menggunakan alas triplek atau pasir. 

2. Menyiapkan Perlengkapan dalam Kandang

Cara ternak burung Kutilang selanjutnya adalah menyiapkan berbagai perlengkapan dalam kandang. Beberapa diantaranya adalah bak, sarang, dan tenggeran. Nantinya, bak dalam kandang akan digunakan sebagai tempat burung Kutilang mandi.

Selain bak, jangan lupa untuk membuat sarang burung untuk meletakkan telurnya. Usahakan untuk menghias kandang sedemikian rupa agar tampak mirip dengan lingkungan asli burung Kutilang. 

Perlu diperhatikan, hampir setiap burung kicau pasti senang bertengger. Untuk itu, berikan tempat bertengger dalam kandang burung Kutilang. Cara membuat tenggeran ini juga sangat mudah. 

Peternak tidak perlu membuat tenggeran yang bagus dan menarik. Hanya dengan meletakkan satu batang kayu sebagai tenggeran sudah dapat membuat burung senang. Batang kayu ini dapat dipasang pada masing-masing sisi dengan cara dihimpitkan. 

3. Memilih Induk Berkualitas

Selanjutnya, peternak harus memilih indukan Kutilang yang berkualitas. Sebaiknya, pilihlah indukan berdasarkan bentuk fisik dan kesehatannya. Namun, penting bagi peternak untuk mempertimbangkan jenis kelamin burung Kutilang. Pasalnya, burung kutilang berjenis kelamin jantan cenderung lebih merdu dan menguntungkan. 

Berdasarkan bentuk fisik dan tingkah lakunya, peternak dapat memilih induk Kutilang yang mampu bergerak dengan lincah. Selain itu, pilihlah burung Kutilang dengan nafsu makan yang baik, serta tidak memiliki kecacatan pada fisiknya. 

Untuk membedakan jenis kelaminnya, peternak dapat memperhatikan beberapa hal berikut:

  • Kutilang berjenis kelamin jantan tubuhnya lebih besar dan gemuk dibandingkan betinanya
  • Bulu pada bagian bawah ekor Kutilang jantan berwarna orange, sementara burung betina berwarna kuning 
  • Kutilang jantan memiliki jengger tepat di atas kepalanya. Jengger ini berdiri dengan tegak dan lurus
  • Ukuran kepala burung Kutilang jantan lebih besar daripada betinanya
  • Burung jantan lebih gacor dan suaranya lebih nyaring. Sementara itu, betinanya memiliki suara kicauan yang patah-patah

4. Memberikan Pakan yang Tepat

Setiap makhluk hidup pasti membutuhkan pakan, tak terkecuali burung Kutilang. Pasalnya, makanan dapat menjadi sumber energi untuk burung melakukan aktivitas. Umumnya, jenis pakan yang diberikan adalah voer, jangkrik, atau buah-buahan. 

Voer dapat dengan mudah ditemukan di berbagai toko burung. Agar burung Kutilang lebih sehat dan gacor, sebaiknya berikan makanan yang bervariatif. Selain itu, mengganti menu makanan juga bertujuan untuk menghindari kebosanan. 

Untuk pakan jangkrik, sebaiknya jangan berikan setiap hari. Jangkrik cukup diberikan sebanyak 3 kali seminggu dengan porsi 3-5 ekor dalam satu kali makan. 

Sementara itu, gizi dan nutrisi burung Kutilang akan dapat terpenuhi dengan baik jika peternak memberikan buah-buahan. Perlu diketahui, burung Kutilang sangat menyukai buah bertekstur lembut. Beberapa buah yang dapat diberikan adalah pisang dan pepaya matang.  

5. Melakukan Penggantangan

Tak boleh dilupakan, para peternak juga wajib menggantang burung dengan rutin. Waktu yang tepat untuk melaksanakan penggantangan adalah pada pagi dan sore hari. Penggantangan dapat dilakukan di teras atau halaman rumah. 

Tujuan menggantang burung adalah untuk menjaga suhu tubuh burung dan memberikan kenyamanan saat angin sepoi-sepoi berhembus di sekitarnya. Burung Kutilang yang diternakkan sangat membutuhkan penggantangan. Pasalnya, terlalu sering terkurung di kandang dapat membuatnya merasa tertekan dan stres.

6. Memberikan Minum

Tak kalah penting dari makan, minum juga menjadi salah satu kebutuhan pokok. Pasalnya, air merupakan sumber kehidupan yang tidak dapat dilepaskan. Sebagai seorang peternak, pastikan wadah air burung selalu terisi setiap hari. Jangan sampai burung Kutilang mengalami dehidrasi.  

Untuk meminimalisir air terkontaminasi bakteri, sebaiknya berikan air matang yang telah disuling terlebih dahulu. Selain itu, bersihkan tempat minum dengan rutin agar terhindar dari kuman penyakit. 

7. Membersihkan Kandang

Cara ternak burung Kutilang selanjutnya adalah dengan melakukan pembersihan kandang secara rutin. Bila sudah berkomitmen untuk menjadi peternak, tentunya harus sudah siap dengan resiko ini. Pembersihan kandang secara rutin dilakukan pada pagi dan sore hari.

Cara membersihkannya adalah dengan membasuh kandang menggunakan lap basah. Namun, sebanyak satu minggu sekali, lakukan pembersihan secara besar-besaran. Untuk pembersihan yang satu ini, peternak dapat menyemprotkan air bercampur sabun ke kandang Kutilang. 

8. Memandikan Burung dengan Rutin

Tak kalah penting dari membersihkan kandang, kebersihan tubuh burung itu sendiri juga perlu dijaga. Tentu saja cara menjaga kebersihan burung adalah dengan mandi. Sebaiknya, memandikan Kutilang setiap hari pada pagi hari. 

Sebelum dimandikan, lakukan penjemuran agar burung mendapat sinar matahari dan angin pagi terlebih dahulu. Melalui penjemuran, burung akan lebih siap menghadapi dinginnya air sekaligus mendapat vitamin D. Sebaiknya, jemur burung pada jam 7 hingga 9 pagi. 

Untuk cara memandikannya juga sangat mudah. Peternak hanya perlu menyemprotkan air ke seluruh bagian tubuh burung. Jangan lupa untuk mengatur tekanannya agar tidak menyakiti burung. Setelah mandi, burung akan lebih segar dan aktif bergerak.  

9. Melakukan Penjodohan

Cara ternak burung Kutilang yang berperan sebagai penentu kesuksesan ternak adalah tahap penjodohan. Letakkan burung berjenis kelamin betina dan jantan di dua kandang yang berbeda. Setelah itu, dekatkan kedua kandang tersebut. 

Tujuan membedakan kandang dan mendekatkan keduanya adalah untuk membuat burung saling tertarik antara satu dengan yang lainnya. Jika burung saling tertarik satu sama lain, betinanya akan selalu mengepakkan sayap dan jantan akan mendekati kandang. Setelah menunjukkan tanda-tanda itu, segera satukan keduanya dalam kandang yang sama.

Itulah 9 cara ternak burung Kutilang yang paling sederhana dan mendatangkan keuntungan yang banyak. Dalam beternak, konsistensi dan keseriusan sangat diperlukan. Bila peternakan sukses besar, modal yang dikeluarkan akan kembali berkali-kali lipat.

 

Latest Posts