Thursday, March 25, 2021

Dibalik Kemenangan Les Parisien yang Sukses Membungkam Barcelona

Must Read

Paris Saint-Germain baru saja mengemas kemenangan saat bertandang ke markas Barcelona, dalam babak pertama 16 besar Liga Champions. Anak asuh dibawah naungan Mauricio Pochettino itu sukses meraih skor 4-1, membuat Barcelona harus menelan kekalahan di kandangnya sendiri. Padahal tuan rumah sempat unggul lebih dulu melalui gol penalti oleh Lionel Messi.

Kekalahan tentu menjadi beban bagi Barcelona di Liga Champions, terlebih harus meraih kemenangan telak pada laga tandang ke Parc des Princes. Berbeda dengan sekarang, catatan performa Barcelona memang bagus saat bertandang ke markas PSG sebelumnya. Pada perempat final Liga Champions musim 2014/2015, Barca sukses mengemas skor  3-1.

Namun, pencetak tiga gol pada laga tersebut sudah meninggalkan Barcelona, yaitu Neymar dan Luis Suarez. Terlebih, kini Neymar telah menjadi bagian dari PSG meski Pemain asal Brasil itu memang tidak tampil lantaran cedera. Namun, diperkirakan Neymar bakal kembali merumput pada laga kontra Barcelona di leg kedua 16 besar Liga Champions mendatang.

Paris Saint-Germain telah membuktikan kemampuan dengan menyingkirkan Barcelona tanpa kehadiran Neymar Jr. Diketahui absennya pemain asal Brasil itu akibat tengah menjalani pemulihan pasca cedera pada kaki kirinya. Neymar mengalami cedera tersebut saat kemenangan PSG atas Caen pada ajang Piala Perancis atau Coupe de France.

Laga kontra Les Pariens dengan El Barca diyakini bakal jadi pertandingan yang menarik untuk dinantikan. Pasalnya, akan jadi pertandingan Neymar menjamu mantan klub yang sempat dibelanya. Bukan hal yang tidak mungkin Barcelona akan tersingkir dari Liga Champions karena performa Neymar.

Terlebih, kemenangan kali ini menjadi hasil yang amat penting bagi Les Parisien. Sebab tim asuhan Mauricio Pochettino hanya memerlukan hasil imbang di leg kedua yang akan digelar pada Maret mendatang. Apalagi, PSG akan bermain sebagai tuan rumah harusnya jadi bekal positif pada laga mendatang.

Saling Mencari Celah Sepanjang Laga

Sebagai tim tamu, Paris Saint-Germain mencoba tampil agresif sejak menit pertama dengan mengepung pertahanan Blaugrana. Sepanjang laga, kedua kesebelasan saling mencari celah untuk menyerang pertahanan. Barcelona bermain dengan percaya diri sebagai tuan rumah, sebab jadi ajang balas dendam pada PSG di beberapa pertemuan terakhir.

Tuan rumah mengawal keberuntungan pada menit ke-27 saat Lionel Messi dipercaya sebagai eksekutor dengan tenang menyelesaikan tugasnya. Tendangan tajam yang melesat ke sudut gawang gagal dihalau oleh kiper Keylor Navas. Sayangnya, keunggulan El Barca hanya bertahan selama 5 menit.

Permainan apik PSG sukses ditunjukkan melalui eksekusi dingin Kylian Mbappe. Bola tendangannya sukses mengoyak gawang Ter Stegen, tanpa dihalau bintang asal Jerman itu. Hingga akhir babak pertama, kedudukan masih bertahan imbang 1-1, dengan Messi dan Mbappe yang berhasil mencatatkan nama di papan skor

Pada babak kedua, PSG terus menekan lawan serta berusaha untuk membalikkan keadaan.  Hingga pada menit ke-62, kedua tim masih tertahan dengan skor 1-1. Baik PSG maupun Barcelona sama-sama kesulitan mencari celah untuk berbalik unggul.

Keberuntungan tampaknya tengah berpihak pada Kylian Mbappe terbukti dengan penampilan apiknya di laga kali ini. Mbappe kembali melesatkan tendangan kerasnya yang gagal dihalau Ter Stegen untuk kedua kalinya. Meski PSG telah unggul tampaknya tak cukup puas hanya dengan kemenangan 1 gol saja.

Seperti tak kenal lelah, squad Les Parisiens terus melesatkan serangan. Alhasil PSG kembali unggul berkat Moise Kean yang mencatatkan namanya di papan skor. Dengan memanfaatkan set piece Paredes, mantan pemain Juventus itu sukses mencetak angka melalui sundulannya.

Barcelona kembali kecolongan setelah Kylian Mbappe berhasil mencetak hattrick pada menit ke-85.  Skor 4-1 bertahan hingga peluit akhir pertandingan dibunyikan. Performa pemain bintang PSG seakan membuat gol Lionel Messi untuk Barcelona tak ada artinya.

Hattrick Mbappe Sukses Bawa Kemenangan PSG

Setelah penampilan sensasionalnya, Les Parisien yakin untuk tidak melepas Kylian Mbappe. Mungkin, PSG bakal menghalalkan segala cara agar pemain 22 tahun itu tetap bertahan di Parc des Princes. Performa ‘bocah ajaib’ asal Prancis tersebut sukses jadi sajian penutup pertandingan yang memuaskan.

Kylian Mbappe menjadi bintang atas kemenangan Les Parisiens dengan hattrick alias torehan trigol. Mbappe berhasil mencatatkan nama di papan skor pada menit ke 32, 65, dan 85. Sementara, satu gol PSG lainnya dicetak oleh Moise Kean pada menit ke 70.

Raihannya dalam laga tersebut juga mencetak skor baru di Camp Nou. Mbappe menjadi pemain pertama yang mencetak tiga gol sejak tahun 1997. Sebab terakhir kali dilakukan oleh Faustino Asprilla (Newcastle) dan Andriy Shevchenko (Dynamo Kyiv).

Secara tidak langsung, raihan Mbappe pada pertandingan kali ini membuka memori lama Barcelona akan tragedi 8-2. Hattrick yang dicetaknya sama seperti kenangan pahit yang pernah dialami squad El Barca. Diketahui bahwa pada musim lalu, Barcelona menelan kekalahan telak atas Bayern Munchen dengan skor 2-8.

Kylian Mbappe sukses menempati posisi sebagai top skor kedua sementara Liga Champions musim 2020-2021. Usai mencetak hat-trick yang membawa Paris Saint-Germain menang 4-1 atas Barcelona. Mbappe kini telah mencetak lima gol, hanya terpaut satu angka di bawah Neymar, Erling Braut Haaland, dan Alvaro Morata yang telah menorehkan 6 gol.

Marcus Rashford juga mengoleksi jumlah gol sama, tetapi telah gugur bersamaan dengan  Manchester United. Sementara dibawahnya ada Mohamed Salah dengan raihan empat gol usai membawa Liverpool menang 2-0 atas RB Leipzig. Khusus Fernandes dan Lukaku, keduanya juga tertahan di posisi tersebut karena bernasib sama seperti Rashford.

Harga Mbappe Buat PSG Tenang

Permasalahan utama PSG saat ini adalah terkait dengan kontrak Mbappe yang akan berakhir di tahun 2022. PSG pun sudah mempersiapkan jika Kylian Mbappe tak mau memperpanjang masa baktinya. Pasalnya, hingga sekarang proses negosiasi perpanjangan kontrak antara kedua belah pihak masih belum menemui titik terang.

Pemain Timnas Prancis itu tak kunjung memberikan tanda tangan untuk kontrak barunya. Jika terus berlanjut, terpaksa PSG harus melepasnya pada bursa transfer musim panas  mendatang jika tak ingin kehilangan secara gratis. Penjualan Mbappe merupakan skenario terburuk PSG meski para petinggi Les Parisiens sangat yakin Mbappe bakal memperpanjangan kontraknya.

Apalagi, performa Mbappe membuat banyak klub besar Eropa semakin tertarik untuk meminangnya. Terutama Real Madrid yang sering dikaitkan dengannya dalam beberapa tahun belakang. Diberitakan bahwa Liverpool juga turut memantau proses negosiasi kontrak Mbappe dengan Paris Saint Germain.

PSG sendiri takkan melepas Mbappe dibawah 200 juta euro, meski nominal tersebut bisa turun seiring berjalannya waktu. Besaran gaji yang diinginkan Mbappe, baik di PSG maupun klub barunya mencapai angka 30 juta euro per tahunnya. Hal ini jadi keuntungan PSG sebab keterbatasan ekonomi saat ini bisa membuat peminatnya lebih sedikit.

Jika benar-benar terkabulkan, Mbappe bakal masuk jajaran pemain dengan gaji tertinggi di dunia. Bersanding dengan nama-nama besar seperti Cristiano Ronaldo, Neymar, hingga Lionel Messi. Tentunya, kisaran ini dibuktikan dengan kualitas penampilan Mbappe di lapangan.

 

Latest Posts