Thursday, March 25, 2021

Burung Terserang Penyakit? Gunakan Obat Alami Burung Sakit untuk Menghindari Efek Samping!

Must Read

Sebagai makhluk hidup, tentunya burung pernah mengalami sakit. Mulai dari penyakit ringan, seperti hilangnya nafsu makan, hingga penyakit berat yang menyebabkan kematian layaknya tetelo. Akan tetapi, berbagai sakit penyakit ini dapat diatasi dengan obat alami burung sakit. Selain mudah didapatkan, harganya juga pasti lebih terjangkau. 

Berbagai masalah kesehatan pada burung ini dapat disebabkan karena pakan yang kurang bernutrisi, kebersihan yang kurang memadai, hingga cuaca ekstrim. Meskipun pada umumnya pecinta burung memberikan obat-obatan kimia untuk mengatasi penyakit pada burung, tapi berbagai obat alami juga tak kalah ampuh. Seperti yang diketahui, obat kimia memang sangat mudah ditemukan dan banyak dijual di pasaran. 

Sayangnya, obat-obatan kimia memiliki efek samping yang dapat memperparah kondisi kesehatan burung. Maka dari itu, banyak orang yang menggunakan obat herbal alami untuk mengatasi berbagai penyakit dan menambah stamina burung. Ingin tahu apa ciri-ciri burung yang sakit dan bagaimana cara mengatasinya dengan menggunakan obat alami? Simak penjelasannya di bawah ini!

Ciri-ciri Burung Sakit

Layaknya manusia, tentu saja burung yang sedang sakit menunjukkan tanda-tanda yang tidak biasa dan berbeda dari burung pada umumnya. Secara umum, burung yang sakit akan terlihat lebih kurus, lemah, lemas, dan tidak lincah. Burung juga akan menjadi lebih pendiam saat sedang sakit. 

Tak jarang, burung juga mengalami mencret dengan kotoran berwarna hijau atau putih. Kotoran ini juga dapat mengeluarkan bau yang sangat tajam dan menyengat. Bila diperhatikan di sekitar mata, burung yang sakit matanya agak sayu. Burung yang sakit juga kepalanya basah, kotor, dan banyak bulu yang menempel.

Bila didengar dengan seksama, burung yang sakit juga akan mengeluarkan suara yang serak dan volumenya mengecil. Jika kondisinya semakin parah, burung akan jarang berkicau. Selain itu, ada pula burung yang mengalami gemetaran, sesak nafas, dan sempoyongan. 

Burung dengan kondisi badan yang kurang sehat juga selalu mengantuk dan matanya berair. Bila burung sakit tenggorokkan, burung akan sulit menelan makanan hingga nafsu makannya menurun. 

Bila dilihat dari morfologinya, bulu burung akan mengembang dan kusam. Selain itu, bulunya akan terlihat sangat kusut dan kotor walaupun sudah dimandikan. Ada lagi, sayapnya tidak akan rapat dan turun terkulai. Bila burung sudah menunjukkan berbagai tanda ini, ada baiknya pemilik mengetahui obat alami burung sakit. 

Obat Alami untuk Mengatasi Berbagai Penyakit

Bila burung sudah terlanjur sakit, tentu saja pemilik harus segera memberikan obat agar burung segera pulih. Pasalnya, jika tidak segera diobati, kondisi burung akan semakin memburuk hingga berpotensi menimbulkan kematian. Tak melulu obat kimia, berbagai obat alami burung sakit ini juga dapat digunakan untuk menyembuhkan penyakit. Berikut daftarnya!

1. Pengobatan Burung tidak Nafsu Makan

Untuk mengobati burung yang tidak nafsu makan, pemilik dapat memberikan campuran binahong dan daun pepaya. Tak hanya kehilangan nafsu makan, ada pula tanda lain yang menyertainya, seperti badan gemetaran, kepala mendongak ke belakang, mudah terjungkal, dan tidak dapat bertengger. 

Selain itu, burung yang mengidap penyakit ini juga mengeluarkan kotoran yang lengket dan berwarna putih. Jika tidak segera diobati, burung akan melemah dan kondisi tubuhnya terus menurun. 

Cara membuat ramuan ini cukup mudah. Pemilik hanya perlu mencuci binahong dan daun pepaya terlebih dahulu. Kemudian, tumbuk dan peras dengan air hangat. Setelah itu, teteskan ramuan secara langsung ke paruh burung sebanyak 4 sampai 5 tetes setiap 4 jam sekali. 

2. Pengobatan Burung Serak

Lain penyakit, maka lain pula pengobatannya. Jika burung mengalami penyakit yang berhubungan dengan suara kicauannya, pemilik dapat memberikan campuran jahe, kencur, dan garam dapur. Cara ini dinilai sangat ampuh untuk mengobati burung yang serak. 

Selain itu, cara membuat ramuan ini dinilai sangat mudah. Pemilik hanya perlu mencampurkan tiga siung kencur dan jahe. Kemudian, rebus bersamaan dengan 2 sendok garam dapur dan 2 gelas air. Setelah mendidih, segera angkat dan tiriskan. 

Tunggu beberapa saat hingga air agak dingin. Kemudian, berikan ramuan ini pada burung. Sebaiknya, berikan ramuan ini saat siang hari. Ketika musim hujan tiba, burung memang sangat rentang terserang penyakit. 

Tak hanya menyembuhkan suara serak pada burung, obat alami burung sakit yang satu ini juga dapat menjaga stamina dan meningkatkan daya tahan tubuh burung. Bahan-bahan alami ini dapat menjaga kondisi tubuh burung agar tetap dalam keadaan prima. 

Bila tidak ingin repot merebusnya, pemilik juga dapat mencampurkan bahan herbal dengan pakan burung. Untuk burung yang memakan serangga, pemilik dapat menjadikan jangkrik sebagai perantara. 

3. Pengobatan Burung Diare

Burung juga kerap kali mengalami penyakit diare karena salah makan atau berbagai faktor lainnya. Untuk mengatasi hal itu, obat alami burung sakit yang dapat digunakan adalah larutan glukosa, larutan elektrolit, dan teh herbal. 

Larutan glukosa dapat dibuat dengan cara mencampurkan 2 liter air dengan 2 sendok teh glukosa. Setelah itu, pemilik dapat langsung memberikannya kepada burung lewat mulut. Sebaiknya, berikan 5 tetes larutan glukosa dalam satu hari. Lakukan secara rutin hingga burung sembuh.

Cara membuat larutan elektrolit juga tak kalah mudah. Pemilik hanya perlu mencampurkan gula, garam, dan air bersih. Larutan elektrolit ini dapat membantu mengembalikan cairan tubuh burung yang hilang akibat berlebihan membuang kotoran. 

Selain larutan-larutan di atas, pemilik juga dapat memberikan minuman teh herbal. Teh herbal sendiri merupakan teh yang tidak mengandung kafein dan dipercaya dapat menyehatkan tubuh. Beberapa contoh teh herbal adalah teh kamomil, teh jahe, teh madu, dan teh hijau.  

Teh herbal sudah sangat populer di kalangan para pecinta burung. Selain mengobati penyakit diare, teh herbal juga dapat mencegah serta meredakan stres pada burung. 

4. Pengobatan Kaki Burung yang Sakit

Untuk mengobati kaki burung yang sakit, pemilik dapat memberikan lidah buaya. Tanaman yang satu ini mengandung gel yang dapat menyembuhkan luka, infeksi jamur, hingga bekas gigitan serangga.  Cara menggunakannya juga sangat mudah. Pemilik hanya perlu mengolesi bagian kaki burung yang sakit dengan gel lidah buaya.

Selain  lidah buaya, pemilik juga dapat memberikan bawang putih. Pasalnya, bawang putih mengandung suatu senyawa yang dapat mengatasi masalah infeksi jamur dan kaki berkerak pada burung. Pemilik cukup mengoleskan sedikit cairan bawang putih ke bagian kaki yang sakit.

5. Pengobatan Penyakit Tetelo

Terakhir, ada pengobatan penyakit tetelo. Penyakit tetelo sendiri merupakan salah satu penyakit pada burung kicau yang disebabkan oleh virus NDV. Dalam istilah kedokteran, penyakit ini dikenal dengan nama Newcastle Disease.

Tetelo sendiri dapat menyerang unggas secara tiba-tiba. Burung yang terkena penyakit ini harus segera diatasi. Jika tidak, maka burung akan mati. Obat alami untuk menyembuhkan penyakit tetelo ini sangat mudah ditemukan. Bahan-bahan alami ini juga dapat dibeli dengan harga yang sangat terjangkau.

Pemilik dapat menggunakan madu asli dan larutan glukosa. Selain itu, pemilik juga dapat memberikan daun saga. Pemilik hanya tinggal meremas daun saga hingga keluar airnya. Setelah itu, berikan kepada burung sebanyak satu kali sehari. 

Itulah beberapa obat alami burung sakit yang paling ampuh dan tidak memiliki efek samping. Jika burung sudah menunjukkan tanda-tanda penyakit, segera perhatikan dan berikan pengobatan yang sesuai. Jangan sampai pemilik menyesal jika terlambat menyelamatkan nyawa burung.

 

Latest Posts