Thursday, March 25, 2021

Rotasi Peringkat Liga Perancis, PSG Lengser Dari Peringkat Utama Lille Dan Lyon Jadi Ancaman Terbesarnya

Must Read

Memasuki bulan Februari pertandingan Liga Prancis kini memasuki babak penyisihan. Pada pekan sebelumnya Paris Saint Germain atau PSG menduduki peringkat pertama. Namun, lewat satu pertandingan  saja kedudukan PSG mampu direnggut oleh Lille.

Ligue 1 Prancis kali ini akan mengeliminasi beberapa klub yang berada dalam urutan terbawah. Selain menjadi ajang yang dinantikan Liga Prancis juga menjadi ajang unjuk gigi bagi klub dengan reputasi baik.

Antusias yang baik juga diperlihatkan para pemain. Berlaga dengan berbagai klub, walaupun masih berada dalam satu negara, memberikan pengalaman tersendiri. Bukan hanya pengalaman yang menjadi target pada laga musim ini, tetapi juga penghargaan sebagai pemain terbaik.

Selain berpotensi berlaga tingkat benua, ajang ini memberikan penghargaan bagi pemain dengan pencapaian terbaik. Persaingan pada pekan ini, akan berlangsung lebih seru dibandingkan pekan sebelumnya. Perebutan tiket menuju ajang tingkat Benua Eropa memang selalu menarik perhatian.

Klub klub yang berambisi untuk berlaga di tingkat Internasional ini juga harus mempersiapkan pemainya secara sempurna. Jangan sampai mimpi berlaga dengan berbagai klub tingkat Eropa hanya menjadi omong kosong semata.

Lille Ambil Kesempatan Renggut Tahta PSG

Berhasil mempertahankan kemenangan pada ajang yang dilakukan pada pekan ini, membuat Lille berhasil mengalahkan PSG. berada pada kedudukan pertama pada ajang Liga Prancis, saat ini Lille berhasil mengumpulkan poin sebanyak 48 poin. Pencapaianya yang dibilang bagus pada awal bulan ini harus dipertahankan, agar bisa membawa pulang tiket ke Eropa musim ini.

Menempati urutan pertama bukan hanya memberikan kesempatan yang luas untuk melanjutkan ke pertandingan tingkat Eropa. Tetapi juga harus menyadari ancaman dari klub yang berada dibawahnya. Dengan selisih dua poin, mengharuskan Lille lebih tahan banting lagi ketika bertanding pada pekan ini. Pasalnya, bila nantinya harus menerima kekalahan mau tidak mau Lille harus mengikhlaskan peringkat utamanya.

Pada pertandingan sebelumnya yang diselenggarakan pada (31/01/2021) Lilie bertemu dengan Dijon. Pada pertandingan tersebut Lillie menggunakan formasi 4-4-2, dan berhasil unggul satu poin diatas Dijon dengan perolehan 1-0. Pertandingan yang diselenggarakan di Stadion Pierre Mauroy memberikan keuntungan karena mampu membawa Lille naik pada pekan ini.

Pekan lalu memang Lilli memenangkan dengan perbedaan tipis. Koreksi pada pertandingan pekan lalu terdapat pada peluang yang sering tidak termanfaatkan. Dari empat belas kali percobaan tendangan, sebanyak dua saja yang mampu mengarah tepat ke arah gawang. Memang nasib belum berpihak pada Lilin dan mewajibkan mengikhlaskan beberapa tendangan sempurna tadi.

Dijon tak mau tinggal diam menyaksikan Lilli membantai habis dan berkuasa di lapangan.  Seusai mengimbangi serangan demi serangan yang diarahkan ke gawangnya. Suatu peluang tercipta ketika daerah pertahanan Dijon bisa dimasuki, tepatnya pada menit ke-16. Teknik menyundul yang diandalkan Sven Botman hampir menembus pertahanan Djion. Namun, sayang kiper masih bisa membendung sundulan mematikan tersebut.

Setelah nyaris kecolongan gol, Dijon mempertebal penjagaan. Lini pertahanan yang kian menguat membuat jalan Lilli untuk menciptakan gol semakin sempit. Setelah hampir setengah jam saling serang, akhirnya peluang gol bagi Lilli muncul. Melalui tendangan pojok yang diberikan, Yusuf Yazici memecahkan telur dengan menciptakan satu angka untuk Lilli.

Lyon Berikan Penampilan Apik Dengan Buktikan Raih Peringkat Kedua

Berada dibawah Lille, klub besar selanjutnya yang masuk dalam tiga besar Liga Prancis adalan Lyon. Dengan status ancaman bagi Lille secara otomatis Lyon harus menunjukan kemampuan terbaiknya untuk mengejar ketertinggalan dari Lille. Persaingan kedua klub ini terlihat dari selisih poin yang hanya berjarak dua saja. kedua klub yang saling serang menyerang ini akan memberikan peluang bagi PSG untuk bangkit.

Selain harus berjuang untuk merenggut tahta Lille, anak didik R. Gracia juga harus waspada dengan ancaman PSG. Pada perolehan sementara Lyon memiliki poin sebanyak 46 poin, terpaut hanya satu angka dengan PSG. menjadi ancaman dengan selisih tipis yakni satu poin, mengharuskan Lyon bangkit pada pekan ini. Kesalahan sekecil apapun, bisa menjadi ancaman karena PSG siap selalu untuk menerkam.

Pada pekan ini Lyon dipertemukan dengan Bordeaux.  Pertahanan yang baik membawa keuntungan terhadap nasib klub peringkat kedua dalam klasmen Liga Prancis ini. Tampil unggul dengan selisih satu angka memang bukan hal mudah, berbagai upaya dilakukan untuk mempertahankan kedudukan salah satunya dengan meningkatkan performa pada pertandingan mendatang.

Pada pertandingan yang diselenggarakan di Stadion Parc OL kemarin, dapat dilihat dari kedua pihak penguasaan bola lebih dominan berada di kendali Lyon. Bukan hanya bola, tendangan sudut yang mengarah ke gawang pun juga benyak dilakukan Lyon. Nasib baik tengah berpihak pada Bordeaux, sehingga pada pertandingan kemarin upaya yang dilakukan guna membendung serangan bisa berguna.

Sempat aman dari tendangan pojok, yang namanya nasib tidak bisa terelakan. Kemampuan Bordeaux untuk bertahan mulai luntur ketika babak semakin memanas. Pada setengah jam pertama, melalui tendangan K. Toko Ekambi Lyon berhasil membobol gawangnya, alhasil pada penghujung pertandingan Bordeaux harus terpaut jauh dengan selisih dua gol.

PSG Pindah Kedudukan Peringkat Ke-3 Akibat Kalah Dari Lorient

Sempat bertahta pada pekan sebelumnya, kini kedudukan PSG mulai terancam. Untuk kembali kepada tahta yang sempat direnggut, PSG harus mulai mengumpulkan kekuatan guna menghadapi lawan pada pertandingan pekan ini. Pada klasmesmen sementara pekan ini, tertinggal tiga poin dari Lilly. Bila pada pertandingan nanti keteranganya kembali pulih seperti sedia kala, bisa jadi hal mudah bagi PSG untuk menyingkirkan Lyon.

Formasi yang digunakan PSG pada pekan lalu, busa dibilang kurang menguntungkan. Pertemuanku dengan Lorient seharusnya mampu membawa klub asal Kota Paris ini kedalam poin yang lebih aman. Namun, sebaliknya dengan perolehanya pada pekan lalu membuat beberapa prediksi netizen meleset, bahkan bisa dibilang melesetnya begitu kebablasan.

Dilihat dari pencapaian Lorient, utamanya diatas kertas sangat jelas menunjukan Lorien bukanlah lawan sepadan PSG. Aksi kedua klub besar ini membuka mata para netizen, bahwa kemenangan bisa saja jatuh kepada siapapun yang mau memperjuangkannya Dengan kekalahan yang telah diberikan Lorien, dengan rasa malu PSG harus menerima kekalahan dengan lapang dada.

Neymar yang merupakan ujung tombak PSG memang tampil apik pada pertandingan tersebut. Sayangnya, kehebatan Neymar belum mampu mengamankan pertahankan klubnya. Teguran keras berupa gol yang diberikan Laurent Abergel pada menit ke 36 hanya mampu membangkitkan semangat Neymar saja.

Seusai kebobolan kemarin, pembalasan yang dilakukan PSG terjadi melalui tendangan penalti yang dilakukan Neymar dan membuat PSG memimpin satu angka lebih tinggi. Pelatih yang mulai memprediksi kemenangan PSG, harus menanggung malu karena kesalahannya dalam memprediksi.

Pada sepuluh menit terakhir, Lorien bangkit dan mampu mengimbangi permainan PSG, wajah asam Neymar mulai terlihat, bukan hanya Neymar tetapi juga para penonton yang hadir meramaikan pertandingan. Kekalahan kemarin menjadi pukulan keras bagi PSG, karena tidak mampu mempertahankan kedudukanya di peringkat pertama.

 

 

Latest Posts